Klub Golf Bogor Raya

Dua Setengah Hari
KITA BUTUH SUPERMAN UNTUK MEMBANGUN SUPERTEAM ?!

Bersyukur saya selama dua setengah hari berkesempatan mendapat kuliah dari seorang pakar tentang “Managing Business Tenssion”. Sederhana cara penyampaiannya, tak banyak lembar kertas yang saya dapat, namun hampir 100%, apa yang disampaikan dikuliah tersebut dapat saya pahami dan pasti akan saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dikatakan bahwa apa yang diberikan dalam kuliah tersebut adalah hal-hal yang pasti dilakukan oleh hampir seluruh pemimpin perusahan, bahkan sekelas CEO sekalipun. Bagaimana pemimpin level tertinggi sebuah perusahan memanage tenssion yang terjadi dalam kesehariannya, ya dalam setiap pengambilan keputusan.

Kata kuncinya adalah “and – both”, bukan “or-either”. mungkin butuh berjam-jam kalau saya harus menjelaskan lewat tulisan secara mendetail maupun lewat penjelasan secara oral.

Singkat saja, yang penting dapat dengan muda dipahami. Intinya bagaimana kita dapat menyeimbangkan ataupun mengoptimalkan, antara kebutuhan jangka panjang dan jangka pendek, antara kebutuhan growth dan profit serta antara whole and part dalam kehidupan operational bisnis sehari-hari.

Kita tidak bisa menghilangkan salah satu kebutuhan diatas, yang harus dilakukan sekali lagi adalah optimalisasi sesuai waktu dan kondisi. Dan ternyata, itulah yang dilakukan para pemimpin yang sukses. Melalui managing business tenssion, telah mengajarkan saya untuk mulai berfikir dan bertindak “or” bukan “but”

Akhirnya saya mendapatkan keyakinan kembali, bahwa apa yang sering saya sampaikan tentang ” Negeri ini Butuh Banyak Superman” yang bahkan telah saya tulis dan termuat untuk majalah “Mark & Biz” edisi Februari 2013, 
tidaklah salah.

Kedepan, saya akan terus mengkampanyekan perlunya merubah paradigma kata-kata atau pernyataan dari :  “kita butuh superteam bukan superman”, menjadi “kita butuh superman untuk membangun superteam”

Pada pernyataan kedua, tidak ada satu subject yang dihilangkan, bukankah itu inti dari dua setengah hari saya mengikuti kuliah “Managing Business Tensssion….???”

Saya sadar tak mudah  merubah sebuah paradigma yang telah lama berlaku, tapi revolusi cari berfikir perlu dilakukan untuk masa depan lebih baik. Semoga dari dua setengah hari, dapat membawa perubahan bagi diri saya, dan tak tertutup kemungkinan Indonesiaku.

Jadilah superman untuk diri anda, untuk apa yang menjadi kendali anda. Hanya dengan menjadi superman, anda akan lebih banyak kesempatan membantu orang lain dan mengangkat harkat dan martabat keluarga atau team anda.
BAM