Perkenalan Dengan Kaskus

Perkenalannya dengan Kaskus akhirnya merubah kehidupan Tomo. Berawal dari iseng-iseng membuka Kaskus karena mendapat rekomendasi dari temannya yang bernama Gia untuk membeli sebuah modem di Kaskus, Tomo perlahan-lahan mulai buka-buka Kaskus.

(Baca Juga: Berawal Dari Tahu Bulat)

Pada awal Desember 2009, Tomo yang saat itu sedang kesulitan untuk mencari lampu motornya akhirnya terfikir untuk mencari distributor lampu tersebut dan mulai memasarkannya di Kaskus.

“Otak bisnis saya langsung jalan pada saat itu, saya berpikir dan mengalami sendiri betapa sulitnya mencari lampu tersebut di forum jual beli bahkan di bengkel-bengkel pun saya masih sulit menemukannya, akhirnya saya memberanikan diri untuk mencari distributor lampu tersebut dan menjualnya di Kaskus.”

“Awalnya saya hanya membeli 2pcs lampu seharga 50 ribu dan menjualnya dengan harga 60 ribu di forum jual beli, dari situ saya mendapat keuntungan 10 ribu dan saya sisihkan yang 5 ribu untuk makan dan 5 ribu untuk nambah modal saya,” ungkapnya.

Saat Menjadi Narasumber Dalam Acara Kaskus Sebagai Salah Satu Best Seller Kaskus.
Saat Menjadi Narasumber Dalam Acara Kaskus Sebagai Salah Satu Best Seller Kaskus.

Dari situlah Tomo mengakui seperti mendapat semangat baru untuk mulai aktif berjualan salah satu merk lampu di forum jual beli Kaskus. Setelah beberapa waktu terus mendapatkan untung dari berjualan lampu, Tomo mencoba untuk beralih berjualan salah satu produk laptop ternama di forum jual beli Kaskus.

Dengan fokus untuk berjualan laptop Tomo akhirnya mampu meraih untung yang beribu-ribu kali lipat dari untung yang didapatkannya berjualan tahu bulat. Dari kebiasaan menulis kata “agan” di forum jual beli, kini Tomo benar-benar menjadi juragan laptop hasil dari kerja kerasnya.

Dengan kesuksesan yang diraihnya saat ini, Tomo terlihat tidak sombong dan tetap merendah, terbukti dengan selalu menggunakan kaos oblong, celana pendek dan sandal jepit di tiap kegiatan yang dilaluinya mengingatkan kita akan sosok Bob Sadino.

Bersama Para Staff Thinkpad Jakarta Saat Berkunjung ke Din's Cepa Kopi.
Bersama Para Staff Thinkpad Jakarta Saat Berkunjung ke Din’s Cepa Kopi.

Untuk saat ini sendiri Tomo sudah memiliki setidaknya 4 staff yang di ambilnya dari warga sekitar rumahnya untuk membantunya menjalankan bisnisnya.

“Saya ingin membuka lapangan kerja untuk orang lain,” kata Tomo penuh semangat ketika ditanya apa yang membuatnya semangat menjalankan bisnisnya.

Dibalik kesuksesannya saat ini, Tomo mengakui dia memegang tiga prinsip dalam hidupnya, yang pertama adalah ridho dari orang tua, kemudian “Man Jadda Wajada” yang artinya “barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil,” dan yang terakhir diambil dari salah satu ayat Al-Quran “wa’iidh ta’adhdhan rabbukum layin shakartum la’azidannakum walayin kafartum ‘inn eadhabi lashadid” yang artinya “Dan ingatlah tatkala Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, Kami pasti akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku maka sesungguhnya adzab-Ku amatlah pedih.” (QS. 14:7)

(khs)

 

LEAVE A REPLY