Apakah ada yang menyangka jika serang murid dengan rangking paling jeblok di kelas dan selalu mendapat nilai buruk saat ujian akan menjadi penemu besar?.  Thomas Alva Edison, dulunya adalah seorang bocah dengan rangking buruk dan nila terburuk di kelasnya, namun dengan usaha yang keras dan kerja lebih keras setelah Ia gagal, ahirnya Ia menjadi seorang ilmuan sekaligus penemu yang terkenal, untuk mengenal Thomas Alva Edison dilansir dari lifeeo.com berikut adalah sedikit perekenal dengan sang penemu dan kisahnya suksesnya.

Thomas Alva Edison, Pria yang lahir tanggal 11 Februari 1847 ini tidak tiba-tiba begitu saja bisa menjadi seorang penemu hebat dunia. Saat masih anak-anak, ia harus berhenti dari sekolah karena selalu mendapat nilai buruk dan ranking terendah. Tapi apakah ia adalah seorang anak yang bodoh? Tentu saja tidak.

Sang ibu sangat berjasa dalam perkembangan dan pendidikan putranya. Edison kecil dulu pun diajar langsung oleh ibunya. Saat sudah tak lagi sekolah dan belajar di rumah, ia bisa lebih leluasa membaca berbagai buku ilmiah dewasa. Ia pun mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiahnya sendiri.

“Jika saya ditanya apakah yang menjamin kesuksesan seseorang, saya selalu menjawab agar orang itu menambah kegagalannya. Dalam arti kita harus menambah keberanian berusaha”. (Thomas Alva Edison)

Saat masih kecil pun, Edison harus berjuang lebih keras dari biasanya. Di usianya yang ke-12 tahun, ia bekerja sebagai penjual surat kabar, buah-buahan, serta aneka gula-gula di kereta api. Meski punya latar belakang akademis yang buruk, tapi semangat dan perjuangannya tak pernah luntur.

Kalau Anda merasa kalau kegagalanmu itu disebabkan oleh kemampuan akademis yang buruk, coba renungkan lagi. Dari kisah Thomas Alva Edison, kita bisa belajar dan mengerti kalau seseorang punya kecerdasan dan keunikannya masing-masing. Bisa saja Anda gagal dalam satu bidang. Tapi di bidang yang lain Anda bisa lebih bersinar dan sukses besar.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah terus berusaha dan berusaha lebih keras lagi, temukan bakat dan keahlian Anda sendiri, berani mencoba dan berani gagal dan bangkit.

LEAVE A REPLY