Ilustrasi foto by cepamagz.com

Dunia kerja kita sekarang ini semakin tumbuh ke arah maju, para karyawan baik swasta maupun pegawai negeri semakin banyak yang mendapatkan fasilitas dan kemudahan untuk menunjang kerja mereka. Para pelaku perusahaan sekarang memperhatikan para pegawainya dengan berbagai fasilitas seperti asuransi, promosi kenaikan jabatan dan yang tak kalah pentingnya jaminan hari tua atau pensiun. Namun apakah selama ini pensiun membuat para karyawannya hidup bahagia dan menikmati masa masa tuanya.

Para ilmuwan asal Amerika Serikat meneliti sejumlah perusahaan besar seperti Boeing, Lockhead Martin, Lucent Tecnologies,  mereka menyatakan bahwa perusahaan tersebut telah “ Over Funded” karena banyaknya yang telat pensiun namun tetap bekerja terus di usia senja mereka. Para ilmuwan juga menemukan bahwa yang pensiun di usia senja yaitu 65 tahun keatas memiliki kecenderungan meninggal 2 tahun setelah mereka pensiun.

Semakin dini seorang karyawan  pensiun semakin mereka berumur panjang tetapi sebaliknya, semakin panjang umur pensiun semakin cepat kematian itu datang.

tabel-pensiun1

Hal ini disebabkan mereka yang pensiun lebih dini punya kesempatan lebih banyak untuk memanfaatkan hari tuanya. Syarat utama agar kita hidup lebih panjang sesudah pensiun adalah kita harus bisa tetap berpenghasilan tetapi dilakukan dengan senang hati tanpa beban tekanan yg besar.

Saat kita pensiun pada umur 50 thn, kita punya banyak kesempatan untuk berwiraswasta &  menikmati hidup hari tua. Lebih punya banyak kesempatan untuk bertemu dengan handai taulan &  keluarga.  Lebih banyak kesempatan untuk hidup sosial,  lebih banyak kesempatan untuk berolah raga.

tabel-pensiun2

Tetapi saat kita pensiun pada umur 70 thn setelah seluruh tenaga &  pikiran dicurahkan pada pekerjaan,  saat pensiun kita sudah tidak punya kesempatan lagi untuk mencari uang sesudah pensiun untuk melanjutkan kreativitas untuk kehidupannya lebih lanjut.

Variabel dana pensiun tidak dimasukkan dalam penelitian ini.  Dana pensiun yang cukup yang kita terima atau hidup dari sumbangan anak akan sangat membantu berumur lebih panjang selama kita dapat menikmati hari tua seperti bermain dengan cucu,  berwisata,  berolah raga,  tetap berkumpul dengan saudara &  teman.

Dari tabel di atas kita dapat menyimpulkan bahwa semakin dini kita pensiun maka kemungkinan rentang waktu hidup kita semakin panjang. Yang pensiun terlambat menempatkan tekanan yang besar pada tubuh dan pikiran mereka padahal tubuh mereka sudah tidak begitu kuat. Tubuh mereka akhirnya akan menerima berbagai penyakit dan memaksa mereka untuk pensiun. Mereka bahkan mungkin tidak bisa menikmati hasil kerja mereka karena penyakit mereka dan akhirnya tidak bisa menikmati hari tua mereka. Lain halnya yang pensiun di umur sekitar 55 tahun, mereka cenderung hidup lebih lama karena mereka memilih berhenti bekerja dan memilih pekerjaan yang disukai walaupun part-time saja, tubuh mereka tidak terlalu banyak menerima tekanan dan terhindar dari berbagai penyakit.

Sumber :  Optimum Strategies for Creativity and Longevity By Sing Lin, Ph.D

/dwi