picture by : arenabetting.asia

Menjadi seorang atlet yang hebat adalah hal yang mungkin dicapai semua orang jika mereka merelakan materi, waktu dan fisik untuk latihan. Melihat atlet-atlet sukses layaknya Cristiano Ronaldo, Messi, Tiger Woods, Jasson Day, Valentino Rossi dan masih banyak lagi, terkadang terbersit dibenak kita igin menjadi seperti mereka. Dengan iming-iming pendapatan yang melimpah dan ketenaran, membuat kita  terkadang termotivasi untuk menjadi seperti mereka.

Tidak mudah memang menjadi seorang atlet professional dengan prestasi segudang, membutuhkan latihan rutin setiap harinya, mengorbankan waktu untuk terus berlatih dan belajar. Nah, berikut ada tiga tips untuk menjadi atlet yang hebat yang dikutip dari website bambangpamungkas20.com yang pemilik dan penulisnya adalah seorang atlet sepakbola paling top se Indonesia, dia adalah Bambang Pamungkas, berikut tipsnya

1.  Bermainlah dengan kaki. Artinya, modal utama seorang atlet adalah skill. Dan seorang atlet yang baik, harus membekali dirinya dengan skill dasar yang juga baik. Dengan berbekal skill dasar yang baik, maka seorang atlet akan lebih mudah untuk mengembangkan diri mereka, tahap demi tahap ke level yang lebih tinggi.

Segala sesuatu yang didirikan dengan pondasi yang baik, maka secara otomatis akan menjadi lebih kuat. Oleh karena itu, mengingat begitu pentingnya teknik dasar bagi seorang atlet. Maka berada di level mana pun Anda, materi latihan-latihan dasar akan selalu Anda jumpai. Hal tersebut untuk memelihara dan menjaga kemampuan dasar kita. Lebih daripada itu, latihan tersebut juga berguna untuk me-refresh otak kita, agar tidak merasa jenuh dengan rutinitas latihan, yang memiliki intensitas dan tekanan yang tinggi.

2.  Bermainlah dengan kepala. Kepala dalam hal ini memiliki arti seorang atlet yang baik harus membekali dirinya dengan intelektualitas yang juga memadai. Mengingat dalam era olah raga modern, skill saja sudah tidak lagi cukup untuk dapat memenangi sebuah pertandingan. Dibutuhkan strategi yang jitu, untuk menunjang skill yang kita miliki.

Dengan berbekal intelektualitas yang memadai, maka seorang atlet akan jauh lebih mudah untuk membaca, memahami serta mengejawantahkan setiap strategi yang diterapkan dalam sebuah pertandingan.

Dalam dunia olah raga profesional, terdapat begitu banyak tekanan yang akan dihadapi oleh seorang atlet. Tekanan tersebut akan datang dari lawan, suporter, menejemen, atau bahkan dari dalam diri kita sendiri. Berbekal intelektualitas yang cukup, maka seorang atlet akan lebih mudah dalam meredam, serta menyikapi segala bentuk tekanan yang akan dihadapi.

Seorang atlet yang membekali dirinya dengan intelektualitas yang baik, tidak akan lepas kontrol dalam menyikapi sebuah keberhasilan. Begitu juga sebaliknya, tidak akan jatuh terpuruk dalam menyikapi sebuah kegagalan. Hal tersebut akan terlihat, dari bagaimana atlet tersebut menempatkan diri, bersikap serta bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari.

3.  Bermainlah dengan hati. Nah ini adalah hal yang sering kali kita lewatkan dan sepelekan. Padahal tanpa kita sadari, hal tersebut memiliki peranan yang teramat sangat besar, dalam menentukan keberhasilan dari apa yang kita akan kerjakan.

Artinya, seorang atlet yang baik harus rela memberikan hatinya, untuk olah raga yang dia tekuni, karena ketika kita memberikan hati kita kepada apapun profesi yang kita tekuni, maka kita akan selalu berusaha untuk memberikan kemampuan terbaik kita, dalam setiap apa yang kita kerjakan.

Dalam sebuah pertandingan, terkadang kita akan mengalami sebuah kebuntuan. Belum lagi ketika rasa lelah perlahan-lahan mulai menghampiri. Jika hal tersebut terjadi, maka dengan sendirinya rasa frustasi akan datang menyelimuti.

Pada saat-saat seperti demikian, kekuatan hatilah yang akan mengambil alih semua keadaan. Hati yang akan menginstruksikan Anda untuk tetap mencari celah untuk memacahkan kebuntuan. Hati yang akan memerintahkan Anda untuk tetap berdiri, melompat, dan berlari di saat energi tidak lagi tersisa di dalam diri.

Hati pula yang akan memaksa Anda, untuk terus berusaha dan tidak berputus asa. Oleh karena itu, dalam apapun profesi Anda, jika Anda mampu memberikan hati Anda dalam menjalankannya, maka presentase untuk menjadi lebih berhasil akan jauh lebih tinggi.

By : Mada